Sunset Mt. Merbabu

Sunset Mt. Merbabu

Rabu, 29 Oktober 2014

Syahdu, Air Mata Itu Akhirnya Tertitihkan..

Ungaran 26 Oktober 2014

Hembusan Angin kencang mulai menerpa tubuh ini yang mulai kelelahan. Dengan sisa-sisa tenaga yang ada aku dan 2 orang temen ku mulai berjalan turun dari puncak ungaran menuju promasan. Kita ngga cuma bertiga, kita ikut dalam rombongan dari organisasi kampus yang aku ikuti. Tetapi mereka sudah jalan duluan, aku memang sengaja jalan di kloter terakhir bukan karna apa-apa tetapi karna fisik ku lah yang memaksaku  untuk jalan terakhir, hanya orang-orang tertentu yang dapat memahami fisikku ini. Kita mulai jalan pelan-pelan tadinya kita berempat, tetapi teman ku yang satu ini jalan duluan mungkin ada alasan tertentu kenapa dia jalan duluan, ahh sudahlah lupakan. Akhirnya kita hanya benar-benar bertiga, tetapi ditengah jalan kita berjumpa dengan 2 orang pasangan yang juga merupakan bagian dari rombonganku. Alhasil kita jalan berlima, dan 4 orang teman ku ini adalah pasangan-pasangan dan aku sendirian, tapi itu bukan masalah yang berarti kita tetap bisa menyatu.
Perjalanan dilanjutkan, angin mulai bertiup semakin kencang dan kedua pasangan ini semakin romantis didepan ku, hemm tak apalah pikirku. Kita jalan lagi pelan-pelan, karna sudah terlalu lelah, kita memutuskan untuk istirahat dan aku duduk diatas sebuah batu, saat duduk diatas batu itu aku bisa melihat pemandangan luas dibawah kaki gunung ungaran, dan angin lembut mulai menerpa kerudung dan pipi ku, saat itulah aku memikirkan seseorang, seseorang yang ada dihati ku seseorang yang sanggup merubah arah pemikiranku, saat itu juga semua yang tertahan memuncak dan semua yang tidak terungkapkan menjelma menjadi titik-titik air mata yang tertitihkan, aku menangis dan terus menangis keempat temanku bertanya-tanya keheranan kenapa aku menangis, tetapi aku tidak bisa menjawabnya aku hanya bisa menangis dan diam, Ya Alloh aku lelah menahan semua ini, aku lelah suka dengan seseorang yang itu temen ku sendiri, aku lelah dengan sifat cemburu ku yang tidak beralasan, aku lelah dengan semua bullian mereka yang semakin membuat jarak antara aku dan kamu, aku lelah menerka-nerka perasaan mu terhadapku. Saat itu juga aku ingin berteriak bahwa aku menginginkan mu, aku ingin bersama mu, aku ingin tersenyum dengan mu, aku ingin disamping mu, seperti mereka , iya seperti mereka, tetapi sepertinya itu tidak mungkin dan tidak akan pernah mungkin untuk saat ini. Aku tau prinsip mu, aku tau karakter mu dan aku tau sifatmu, mungkin ini konyol dan bodoh persahabatan yang sudah lama terjalin harus ada celah didalamnya karna rasa cinta yang tiba-tiba muncul hanya karna perhatian mu yang biasa tetapi aku anggap lebih, ya aku salah dan memang salah, maaf aku hanya ingin minta maaf, aku hanya ini kembali seperti dulu persahabatan seperti dulu yang terdapat canda tawa didalmnya.

Aku hapus airmata ku, aku coba tata kembali hati ini, aku mencoba tersenyum dan berdoa didalam hati yahh kalau memang kita berjodoh kita akan bersama nanti, suatu saat akan dipertemukan kembali dan dimudahkan jalannya, hanya butuh sabar dan juga menjaga diri ya hanya itu saja (Aku hanya bisa berkata dalam doa semoga kita berjodoh). Aku mulai berdiri, dan perjalanan turun muali dilanjutkan kembali, masih banyak halangan didepan sana yang menanti kita turun untuk sampai di promasan, sama seperti perjalanan hidupku, banyak halang rintang yang akan menghadang untuk mencapai impian ku terwujud dan semoga aku bisa menghadapi itu semua (Amin). Sepanjang perjalanan turun aku hanya memikirkan satu hal, “sampai kapan” rasa ini bertahan dan tertahan? Ntah lah aku juga tidak tau....

3 komentar:

  1. Best 10 casinos near me in Las Vegas, Nevada
    Best 10 Casinos in Las Vegas, Nevada. The best casinos in 의왕 출장안마 Las Vegas, Nevada. 청주 출장마사지 We are here for 인천광역 출장마사지 fun, the only place to play, 밀양 출장안마 and a place 전라북도 출장샵 to spend your

    BalasHapus